Musim KTI sudah tiba…

Capaian pembelajaran pada mahasiswa Diploma III keperawatan pada tugas akhir adalah berupa penyusunan karya tulis ilmiah. Beban SKS dalam Karya Tulis Ilmiah ini adalah 4 SKS. Mata kuliah ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengaplikasikan konsep karya tulis ilmiah melalui metode literature review dan melaporkannya dalam bentuk karya tulis ilmiah.

Bahan kajian yang telah diberikan untuk membekali mahasiswa mencapai kompetensi ini antara lain penulisan judul karya ilmiah, penulisan latar belakang masalah, perumusan masalah, perumusan tujuan penulisan, perumusan manfaat karya tulis ilmiah, penulisan tinjauan teori, pemilihan rancangan/desain, pemilihan subyek, perumusan metode dan teknik pengumpulan data, perumusan hasil literature review, perumusan kesimpulan dan perumusan saran/rekomendasi. Semua bahan kajian ini telah dipelajari oleh mahasiswa pada saat menempuh semester V. Output yang telah dihasilkan mahasiswa pada tahapan ini adalah tersusunnya proposal penelitian berupa literature review.

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngesti Waluyo menetapkan standar karya tulis mahasiswa berupa literature review, yang terbagi menjadi beberapa tahapan dari proses penyusunan sampai dengan pelaporan dan evaluasi:

  1. Tahap 1 adalah tahap pengambilan kasus pasien. Tahapan ini merupakan tahapan dimana mahasiswa mengambil kasus yang berupa asuhan keperawatan pada pasien sesuai dengan topik penelitian. Menyikapi merebaknya wabah Covid-19 di Indonesia, khususnya di Jawa Tengah dan sekitarnya, maka pengelolaan pengambilan kasus yang sedianya dilaksanakan langsung di rumah sakit, akan diubah menjadi pencarian tiga jurnal penelitian dengan topik yang dipilih. Jurnal penelitian ini harus mendapatkan validasi dari dosen pembimbing KTI (dengan melampirkan surat pernyataan pembimbing dalam menyetujui jurnal penelitian yang diajukan mahasiswa, format surat pernyataan terlampir).
  2. Tahap 2 adalah tahap bimbingan penyusunan KTI. Pada tahapan ini, mahasiswa melakukan penyusunan KTI dan mendapatkan bimbingan dosen pembimbing (sesuai dengan SK Ketua tentang Pembimbing KTI), meliputi cara penulisan dan isi tulisan yang harus sesuai dengan panduan penulisan KTI. Tahap bimbingan penyusunan KTI ini akan dilaksanakan secara daring, dibuktikan dengan lembar konsultasi dari dosen pembimbing KTI, direkap dalam jurnal bimbingan sesuai dengan tanggal mahasiswa email dan tanggal dosen mengirimkan review pada mahasiswa (Format terlampir).
  3. Tahap 3 adalah tahap ujian sidang KTI. Pada tahapan ini, mahasiswa akan mempertanggung jawabkan KTI yang telah disusunnya di hadapan penguji 1 dan 2 dalam ujian sidang KTI. Ujian sidang ini dilaksanakan dengan metode tatap muka bagi mahasiswa yang tinggal di daerah Temanggung dan sekitarnya dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan (5M dan desinfeksi pada semua bagian yang terlibat), dan metode ujian daring menggunakan aplikasi zoom, google meet atau video call bagi mahasiswa yang berada diluar Temanggung dan Jawa Tengah ataupun yang berasal dari luar pulau Jawa.
  4. Tahap 4 adalah tahap revisi dan pengumpulan KTI. Pada tahapan ini, mahasiswa harus melakukan revisi KTI berdasarkan masukan dan hasil diskusi dalam ujian sidang. Setelah menyelesaikan revisi sesuai dengan waktu yang telah ditentukan, maka mahasiswa melakukan pengumpulan KTI di BAAK Stikes Ngesti Waluyo dalam bentuk soft copy pdf.

Tahap-tahap yang harus dilalui setiap peserta ujian. Dengan metode ujian secara luring bagi peserta yang berada di area kota Temanggung dan sekitarnya, serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Dan metode ujian secara daring, bagi peserta yang berasal dari luar kota Temanggung.

pelaksanaan ujian dari tanggal 2 Februari sampai dengan tanggal 5 Februari 2021.